Menyikapi Rencana Tambang Emas di Lembata

June 29, 2008 | Filed Under Photojournal | 5 Comments 

walhi-lembata_1672

Pater Mikael Peruhe OFM (berkaos hijau muda), seorang tokoh masyarakat Lembata, Nusa Tenggara Timur, tengah berbicara dalam media gathering yang digagas oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) di sebuah restoran di bilangan Kebon Sirih, Jakarta (21/6). Pater Mikael mengaku menyampaikan aspirasi masyarakat Lembata yang tidak menghendaki rencana penambangan emas di pulau tersebut karena dipandang akan merusak alam dan mengubah nilai-nilai budaya masyarakat. Daripada pemerintah setempat mengizinkan tambang emas, masyarakat Lembata menawarkan alternatif pemasukan daerah melalui perikanan dan pariwisata. PT Merukh Enterprise telah mengantongi izin eksplorasi untuk penambangan emas di Lembata yang diberikan oleh pemda setempat. Lembata merupakan pulau di mana Desa Lamalera yang terkenal dengan tradisi perburuan pausnya berada. Turut berbicara dalam acara tersebut Chalid Muhammad (aktivis lingkungan), Hendro Sangkoyo (Sekolah Economic Democratic), dan Siti Maimunah (Direktur Eksekutif Jatam).



Kenangan di Suatu Senja

June 19, 2008 | Filed Under Photojournal | Leave a Comment 

marunda_8787

Se Cia Yanglin dan putrinya menikmati suasana pantai Marunda, Jakarta Utara, sebelum matahari terbenam, suatu sore pada Mei lalu. Yanglin (43), seorang tokoh nelayan setempat, mengeluhkan penghasilan yang menurun dan pencemaran laut akibat limbah yang diduga berasal dari industri. Beberapa tahun silam, ia kehilangan seorang putranya yang sakit setelah menangkap ikan di laut yang tercemar cairan berwarna putih. Dokter mengatakan anaknya meninggal karena kanker darah, namun Yanglin yakin penyebabnya adalah limbah berbahaya. “Anak saya sakit selama dua minggu sejak berenang hari itu. Kejang-kejang, mata melotot, akhirnya tidak tertolong,” katanya.



Menunggu Waktunya Tiba

June 17, 2008 | Filed Under Photojournal | Leave a Comment 

kamal_0668

Ibu Leni (kiri, menggendong anaknya Dina), serta adik iparnya tengah menikmati sore hari sambil menunggu Syarifuddin, kepala keluarga, pulang dari bekerja mengantarkan ikan hasil tangkapan nelayan. Rumah keluarga ini terletak di tepi laut di Kamal Muara, Jakarta, dan mereka menjadi salah satu dari puluhan hingga ratusan keluarga yang akan digusur demi pelaksanaan reklamasi laut di pesisir Jakarta. Pemda kabarnya akan menyiapkan rumah susun sewaan bagi keluarga-keluarga seperti mereka. “Namun, kami berharap untuk tinggal dekat laut atau pelabuhan pendaratan ikan karena penghasilan suami saya dari perikanan,” kata Leni. Foto diambil pada Mei lalu.



Area! Are!

June 11, 2008 | Filed Under Photojournal | 5 Comments 

mutiara_1619

Area.. Area! Sepertinya itu yang terdengar dulu waktu masih kecil, waktu ikut ayah berlayar dan kapalnya mau sandar. Orang-orang itu teriak-teriak seperti itu sambil memegang dan mengulur tambang yang diameternya guede sekali, untuk ditambat di dermaga. (Lafalnya “area” atau “are” ya? Lupa). Ketika mau upload ini, kata-kata yang tidak jelas itu seperti terngiang lagi. Foto ini di Marina, Pantai Mutiara, Pluit. Sekali-sekali deh keterangan fotonya ngawur. Satu lagi hari yang melelahkan, secara psikis.



Masalah Air

June 6, 2008 | Filed Under Photojournal | Leave a Comment 

mbaru_1166

Seorang warga Muara Baru, Jakarta Utara, melintasi genangan pasang air laut sambil memikul jeriken berisi air bersih (4/6). Pasang air laut menjadi masalah yang semakin menyita perhatian belakangan ini, di pesisir Jakarta–wilayah yang juga memiliki masalah dalam ketersediaan air bersih.



Next Page →